SEJARAH SMP NEGERI 59 SURABAYA
SMP Negeri 59 Surabaya berdiri pada tahun 2016, terletak di Jalan Raya Klumprik
PDAM No. 59 Balas Klumprik Kecamatan Wiyung wilayah Surabaya Selatan dengan lahan
seluas 6.770 m2. Batas sebelah utara sekolah ini adalah kantor kearsipan pemerintah kota
Surabaya, sebelah timur merupakan jalan raya Klumprik PDAM, sedangkan sebelah barat
dan selatan masih berupa persawahan. Wilayah SMP Negeri 59 Surabaya dikelilingi oleh
beberapa sekolah negeri dan swasta seperti SMP Negeri 34 Surabaya yang terletak 500 meter
di sebelah utara, SMP Negeri 51 Surabaya berjarak 1 km sebelah selatan, SMP Negeri 24
Surabaya, SMP Ma’arif NU Hasanudin, SMP Bell Surabaya, SMP SPINS Interactional
School, dan SMP Al Fatah Surabaya. Karena berdekatan dengan beberapa sekolah setingkat,
SMP Negeri 59 perlu memiliki kekhasan/keunggulan sehingga menjadi daya tarik bagi
masyarakat luas. Kondisi sekolah yang berada di area persawahan dan dekat dengan hutan
kota membuat SMP Negeri 59 Surabaya dapat menambah informasi alam sehingga sekolah
mampu menggali potensi peserta didik akan keunggulan lokal daerah. Karakteristik guru dan
tenaga kependidikan di SMP Negeri 59 Surabaya memiliki tenaga pendidik dan tenaga
kependidikan sebagai berikut, tenaga guru/pendidik sejumlah 30 orang (1 orang bukan
sekolah induk) dan tenaga kependidikan 9 orang diantaranya 1 kepala sekolah, tata usaha
(administrasi sekolah) 3 orang, 2 tukang kebersihan, dan 3 penjaga sekolah (keamanan).
SMP Negeri 59 Surabaya peroperasional pertama kali pada tahun 2016 dengan PLT
Kepala Sekolah Bapak Kasimin, S.Pd. dengan jumlah siswa 70 terbagi dalam 2 rombel.
Tahun 2017 SMP Negeri 59 Surabaya berganti kepala sekolah yaitu Ibu Nur Diana Dewi,S.Pd
dengan 6 rombel dan berkembang menjadi 18 rombel. Tahun 2023 Kepala SMP Negeri
59 Surabaya berganti menjadi Bapak Syamsul Hadiwiyono, S.Pd dengan jumlah rombel 18
dan jumlah siswa 512.